|
15
2.
Ketepatan (Accuracy) : ketika berkomunikasi, bahasa/ nformasi yang
disampaikan harus benar-benar tepat sesuai dengan yang ingin
disampaikan.
3.
Konteks (Contex) : bahasa yang digunakan harus sesuai
menggambarkan keadaan dan lingkungan tempat komunikasi itu terjadi.
4.
Alur (flow) : Alur pemakaian bahasa harus teratur agar dapat
menghasilkan komunikasi yang efektif.
5.
Budaya (Culture) : etika/ tatakrama yang digunakan diperlukan untuk
menunjang keberhasilan komunikasi yang efektif.
2.2.2
Public Relations
Ketika membahas tentang Public relations
(PR), PR akan selalu
dikaitkan dengan kepentingan setiap organisasi, baik itu organisasi yang
bersifat komersial maupun yang non-komersial. Menurut Evatt dalam
penelitian yang terdapat dalam Jurnal International oleh Huang Horowitz
(2012), dirinya mengatakan bahwa setiap perusahaan baik itu perusahaan
besar ataupun kecil sangat membutuhkan public relations. hal tersebut
dikarenakan public relations memiliki alat yang efektif agar perusahaan dapat
memperoleh pengakuan/pengenalan (recognition), kredibilitas (credibility),
dan stabilitas (stability). Ketiganya merupakan suatu karakteristik yang
melekat pada perusahaan-perusahaan besar yang sudah diakui oleh
masyarakat (Horowitz, 2012)
2.2.2.1 Definisi Public Relations
|