Start Back Next End
  
12
sebagai proses yang linear. Mereka tertarik pada teknologi radio dan telepon dan
ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi
melewati berbagai saluran. Hasilnya daah konseptualisasi dari model komunikasi
linear.
Pendekatan pada konsep komunikasi ini memiliki beberapa elemen kunci,
yaitu sebuah sumber (source), atau pengirim pesan, mengirimkan pesan (message)
pada penerima (receiver) yang akan menerima pesan tersebut. Si penerima adalah
orang yang akan mengartikan pesan tersebut. Semua komunikasi ini terjadi dalam
sebuah saluran (channel), yang merupakan jalan untuk berkomunikasi. Saluran dapat
berupa berbagai macam hal yang dapat menghantarkan pesan tersebut kepada si
penerima, namun biasanya berhubungan langsung dengan indra penglihatan, perasa,
penciuman, dan pendengaran. 
Saat ini bentuk komunikasi linear mendapatkan banyak perdebatan karena
beberapa hal diantaranya adalah dalam bentuk ini hanya ada satu pesan dalam suatu
proses komunikasi, lalu pihak penerima pesan dalam bentuk ini juga diposisikan
sebagai pihak yang pasif, sehingga sekarang di zaman modern ini, banyak pihak
yang beranggapan bahwa bentuk komunikasi linear hanyalah suatu upaya untuk
menyederhanakan proses komunikasi  (Turner&West, 2009:11).
2)
Komunikasi sebagai Interaksi : Model Interaksional 
Pada model sebelumnya yakni model linear, berasumsi bahwa seseorang
hanyalah pengirim pesan atau penerima pesan. Tentu saja hal ini merupakan
pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan yang terlibat dalam
suatu proses komunikasi. Oleh karena itu, pada tahun 1954, Wilbur Schram
mengemukakan bahwa kita juga harus mengamati hubungan antara seorang pengirim
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter