Start Back Next End
  
29
majalah, dan surat kabar. Dengan kemunculan media cetak ini, maka dapat dikatakan
telah ditemukannya bentuk baru dalam berkomunikasi. Menurut Charles Horton
Cooley, ahli Sosiologi dari Amerika berpendapat bahwa, media baru ini telah
mengatasi ruang dan waktu dalam proses komunikasi, media baru ini juga telah
membawa perluasan gagasan dan perasaan, serta menjadi jalan masuk kedalam
berbagai lapisan masyarakat.
Faktor kebutuhan manusia akan informasi yang terus meningkat, telah
membuat para ahli mengembangkan teknologi yang akhirnya menjadi dorongan
utama terciptanya media komunikasi massa elektronik. Ditandai dengan penemuan
gelombang radio pada tahun 1887 oleh Heinrich Hertz yang membuka peluang pada
berkembangnya dunia penyiaran. Kemudian peluang tersebut dikembangkan oleh
Marconi yang berhasil mengirim sinyal menyebrangi Samudra Atlantik
menggunakan gelombang elektromagnetik pada tahun 1901.
Tidak berhenti sampai disitu, era komunikasi massa elektronik ini terus
berkembang hingga saat ini. Setelah ditemukannya radio dan mengalami titik jenuh
pada tahun
1950-an, kemudian para ahli mencoba untuk
menciptakan media
elektronik lainnya yaitu televisi. Televisi menjadi media massa yang komplit, dimana
didalam media massa tersebut dapat mencangkup dua unsur sekaligus yaitu audio
(suara) maupun visual
(gambar), maka dari itu televisi disebut sebagai media audio
visual. Namun, dengan beberapa keterbatasan dan permintaan informasi yang kian
tinggi, memacu manusia untuk terus mengeksplorasi, meneliti dan mengembangkan
media yang dapat memudahkan proses komunikasi. Hingga akhirnya ditemukanlah
media massa internet.
Media massa internet yang kini sedang berkembang, menjadi alternatif dalam
berkomunikasi, terutama komunikasi massa. Internet sebagai alat penyebaran
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter