Start Back Next End
  
57
digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Hal ini juga berlaku pada bidang penyiaran.
Semua kegiatan penyiaran selalu dilakukan melalui tahapan dan proses pelaksanaan
yang sudah ditentukan, sehingga suatu program dapat tercipta dan layak untuk
disiarkan.
Dalam memproduksi sebuah program televisi juga dibutuhkan keahlian
dalam menyusun strategi atau disebut juga manajemen strategis
(Morissan, 2009:
273), baik dalam tahapan produksi maupun strategi penyusunan tim atau kru
produksi. Ada tiga tahapan yang harus dilakukan
dalam proses produksi program
televisi, yaitu: pra produksi, produksi, dan pasca produksi.
2.2.1.1 Tahap Produksi Program Televisi
2.2.1.1.1 Pra Produksi
Proses pra produksi merupakan tahapan yang dilalui sebelum kegiatan
produksi program televisi berlangsung. Segala persiapan dan penyusunan program
terjadi di tahap ini. Tanpa melalui tahap ini maka kegiatan produksi tidak akan
terlaksana. Ada tiga tahapan utama yang terdapat dalam proses pra produksi, yaitu:
Pertama
adalah tahap penemuan ide. Ide atau gagasan tersebut ditemukan
oleh seorang produser, dimana ide tersebut akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.
Kedua
adalah tahap perencanaan. Disini perencanaan harus dibuat secara
teliti dan hati-hati, sehingga perlu mengadakan meeting
bersama kru produksi.
Diskusi dengan beberapa kru yang terlibat dalam produksi siaran televisi merupakan
tahap awal dalam pra produksi. Diskusi ini dilakukan untuk membicarakan
perencanaan agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Dalam tahap ini,
terdapat beberapa kegiatan perencanaan seperti pembuatan konsep program,
pembagian job desk masing-masing kru, dan shooting schedule.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter