|
73
kaset digital kedalam komputer. Sehingga materi yang nanti akan masuk kedalam
editing sudah dalam bentuk file.
Setelah seluruh materi yang akan digunakan selesai dipindahkan, barulah
proses
editing
dapat dilakukan. Proses
editing
merupakan kegiatan penyusunan dan
perangkaian seluruh materi hasil syuting sehingga menjadi sebuah produk akhir
(product final) yang layak dan siap untuk ditayangkan. Orang yang mengerjakan
tahap ini disebut sebagai seorang editor
(Fachruddin, 2012: 394).. Dalam tahap
editing, terdapat tiga langkah utama, yaitu editing offline, editing online, dan mixing.
Editing offline disebut juga dengan editing kasar, dimana materi hasil syuting
langsung dipilih dan disusun menjadi sebuah rangkaian cerita sesuai dengan
rundown. Selanjutnya dilakukan proses screening, dimana bahan yang sudah
diproses didalam
editing
offline
diperiksa kembali, sehingga apabila masih ada
gambar yang ingin ditambah dan dikurangi masih dapat dilakukan.
Setelah tahap
editing
offline
selesai dilakukan, selanjutnya masuk kedalam
tahap editing online. editing online
merupakan penyempurnaan hasil
editing offline.
editing
online
biasanya dilakukan sekaligus dengan proses mixing.
Dimana pada
tahap ini, editor
memasukkan musik, efek gambar, dan suara seperti sound
effect
serta rekaman narasi atau dubbing yang diselaraskan dengan gambar.
Proses
editing
digital bergantung pada aplikasi program
editing
yang
digunakan. Salah satu program editing yang dapat digunakan adalah adobe premier.
Setelah tahap
editing
selesai, barulah dilakukan evaluasi program. Evaluasi
program merupakan kegiatan penilaian apakah program yang telah di produksi telah
sesuai dengan perencanaan program yang dilakukan ditahap awal, yaitu pada tahap
pra produksi. Hal ini juga dilakukan untuk dapat memperbaiki program di
kesempatan lainnya, yaitu pada tahap produksi program selanjutnya.
|