|
74
2.2.2
Komunikasi Organisasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin 'communis' atau dalam bahasa inggris
'common' yang berarti sama. Sehingga kegiatan komunikasi dapat diartikan sebagai
kegiatan yang dilakukan untuk mencapai kesamaan makna. Melalui komunikasi kita
mencoba berbagi informasi, gagasan, maupun sikap dengan lawan komunikasi
(Rohim, 2009: 109).
Sedangkan organisasi adalah satu kumpulan atau sistem individual yang
melalui satu hierarki jenjang dan pembagian kerja, dengan berupaya mencapai tujuan
yang ditetapkan
(Rohim, 2009: 110). Organisasi merupakan sebuah struktur dengan
batasan-batasan yang pasti. Organisasi sendiri terdiri dari tindakan-tindakan,
interaksi, dan transaksi yang melibatkan orang-orang. Organisasi juga diartikan
sebagai sebuah wadah yang menampung orang-orang dan objek-objek, dimana
mereka berusaha untuk mencapai tujuan yang sama. (Pace & Faules, 2004: 11).
Komunikasi merupakan faktor penting untuk dapat melaksanakan fungsi
suatu organisasi secara efektif. Berdasarkan pandangan objektif, organisasi dianggap
sebagai sebuah struktur, sedangkan pandangan subjektif menganggap organisasi
sebagai sebuah proses (Pace & Faules, 2004: 11).
Menurut Katz dan Khan, komunikasi organisasi merupakan arus informasi,
pertukaran informasi dan pemindahan arti dalam suatu organisasi
(Rohim, 2009:
110). Komunikasi organisasi diartikan sebagai pertunjukkan dan penafsiran pesan di
antara unit-unit komunikasi, yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu.
Dimana tiap organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan-hubungan
hierarkis antara yang satu dengan lainnya dan
berfungsi dalam suatu lingkungan
(Pace & Faules, 2004: 31).
|