|
21
tersebut harus dilakukan pada adukan serupa, terkecuali pada air
pencampur, yang dibuat dan diuji sesuai dengan Metode uji kuat tekan
untuk mortar semen hidrolis (menggunakan spesimen kubus dengan
ukuran sisi 50 mm) (ASTM C109, Metode Uji Kuat Tekan Untuk Mortar
Semen Hidrolis).
2.3
EPS (Expanded Polystyrene)
EPS (Expanded Polystyrene) adalah material ringan berbentuk butiran bola
halus yang terdiri 98% udara dan 2% polystyrene. EPS atau bisa disebut juga
styrofoam
memiliki partikel tertutup yang tidak menyerap air. Polystyrene
terbuat
dari styrene
(C
6
H
5
CH
9
CH2) yang memiliki gugus phenyl
(enam cincin karbon)
tersusun secara tidak teratur sepanjang garis karbon dari molekul (Giri I.B.D., I Ketut
S., dan Ni Made T, 2008). EPS banyak digunakan dalam bahan kerajinan tangan,
pelapis kemasan barang elektronik, bantalan helm, kemasan mainan anak, kemasan
makanan, dan sebagainya. Selain itu, EPS juga dapat digunakan sebagai material
bangunan seperti pelapis dinding, interior bangunan, dan bahan campuran beton.
Karakteristik dari EPS atau biasa disebut styrofoam adalah sebagai berikut:
Tahan benturan
Ringan
Tahan air
Kedap suara
Sulit terurai
Isolasi panas
Ekonomis
Mudah dipotong
|