![]() 7
yang baik harus memenuhi persyaratan dan perhitungan yang tepat agar memperoleh
adukan pasta beton segar yang baik.
Pasta beton yang baik adalah beton yang dapat diaduk, dapat diangkut, dapat
dituang, dapat dipadatkan, tidak ada kecenderungan untuk terjadi pemisahan kerikil
dari adukan maupun dari pemisahan air dan semen dari adukan. Beton keras yang
baik adalah beton yang kuat, tahan lama, kedap air, tahan aus, dan kembang susutnya
kecil (Tjokrodimulyo, 1996: 2).
Kuat tekan (fc) beton yang digunakan pada bangunan yang direncanakan tidak
boleh kurang dari 17,5 MPa. Untuk beton pada komponen struktur yang merupakan
bagian dari sistem pemikul beban gempa, kuat tekan (fc) beton tidak boleh kurang
dari 20 MPa dan kuat tekan beton agregat ringan yang digunakan dalam perencanaan
tidak boleh melampaui 30 MPa (SNI-03-2847-2002, pasal 7.1 dan 23.2, Tata Cara
Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung).
2.2.1
Semen Portland
Semen portland
adalah jenis semen hidrolis yang dihasilkan dengan cara
menggiling clinker
yang mengandung kalsium silikat dengan bahan tambahan gips.
Semen portland digunakan dalam semua jenis beton struktural seperti dinding, lantai,
jalan, jembatan, bendungan, dan lain-lain. Semen yang bereaksi terhadap air
berfungsi sebagai pengikat antar agregat menjadi beton sehingga kualitas semen
yang digunakan berpengaruh pada mutu beton yang dihasilkan.
Gambar 2.1 Semen Portland
|