![]() 38
Tabel 2.12 Perkiraan Kebutuhan Air Per m³ Beton (Liter)
Ukuran
agregat maks
Jenis Batuan
Slump (mm)
0 10
10 30
30 60
60 180
10 mm
Batu tak dipecah
Batu Pecah
150
180
180
205
205
230
225
250
20 mm
Batu tak dipecah
Batu Pecah
135
170
160
190
180
210
195
225
40 mm
Batu tak dipecah
Batu Pecah
115
155
140
175
160
190
175
205
Sumber : SNI 03-2834-2000, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal
Apabila agregat halus dan agregat kasar yang dipakai dari jenis yang berbeda
(alami dan batu pecah), maka jumlah air yang diperkirakan diperbaiki dengan
rumus:
k
h
A
1/3
A
2/3
A
..............................................................................(2.19)
Dimana :
A
= Jumlah air yang dibutuhkan (lt/m³)
A
h
= Jumlah air yang dibutuhkan menurut jenis agregat halusnya
A
k
= Jumlah air yang dibutuhkan menurut jenis agregat kasarnya
m.
Menentukan berat semen yang diperlukan
Berat semen per m³
beton dihitung dengan cara membagi jumlah air (dari
langkah l) dengan faktor air semen yang diperoleh pada langkah i.
n.
Menentukan kebutuhan semen minimum
Kebutuhan semen minimum ini ditetapkan untuk menghindari beton dari
kerusakan akibat lingkungan khusus. Kebutuhan semen minimum ditetapkan
berdasarkan persyaratan tabel 2.13 atau 2.13a atau 2.13b.
|