![]() 42
r.
Perbandingan agregat halus dan agregat kasar
Penetapan dilakukan terhadap besar butir maksimum agregat kasar, nilai
slump, faktor air semen, dan daerah gradasi agregat halus sesuai gambar 2.14
atau 2.15 atau 2.16.
Gambar 2.14 Persentase Agregat Halus Terhadap Agregat Dengan Ukuran Butir
Maksimum 10 mm
Sumber : SNI 03-2834-2000, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal
Gambar 2.15 Persentase Agregat Halus Terhadap Agregat Dengan Ukuran Butir
Maksimum 20 mm
|