![]() 6
Gambar 2.3 Pertunjukan Sintren
(foto : Dokumentasi Pribadi 2013)
Bila sedang menari dilempari uang penari sintren langsung terkulai lemas.
Tarian yang mengalami kesurupan pada masa pra Islam mempunyai peran yang
sangat penting, karena dipercaya dapat memberikan petunjuk untuk mengatasi
kekuatan roh jahat.
Kesenian yang unik ini patut pula dipertanyakan bagaimana latar belakang
keberadaannya. Beberapa sumber yang mengungkapkan asal keberadaan sintren
di tengah-tengah masyarakat. Sumber-sumber ini kebanyakan berupa cerita-cerita
rakyat yang
di tuangkan secara oral
kemudian di sesuaikan dengan kenyataan.
Rupa-rupanya budaya untuk menuliskan sesuatu, khususnya kesenian, pada masa
lalu bukanlah kebiasaan rakyat kebanyakan.
2.1.3 Arti Kata Sintren
Secara etimologi bahasa, Sintren berasal dari kata Si dan Putren, bila
digabung menjadi Si Putren (sang putri). Sebutan sang putri ini merujuk pada
putri jelmaan, yaitu perempuan yang dimasuki roh bidadari sehingga perempuan
itu menjadi jelmaan bidadari. Bentuk istilah
ini diyakini
Pardiyo (1983) dan
Sugianto sebagaimana dikutip dalam buku Deskripsi Kesenian Daerah (2005).
|