Start Back Next End
  
orangtuanya hanya biasa-biasa saja bahkan bisa disebut kalangan wong cilik, ayahnya bekerja
sebagai petani tebu dan ibunya sebagai bakul grabadan.
Soedirman lahir dari keluarga wong cilik yang bisa dibilang hidup serba
kekurangan.Mereka tinggal di Desa Kalibagor yang terletak di kaki Gunung Pasuruan di sebelah
tenggara Purwokerto, antara Sukaraja dan Banyumas. Ketika Siyem mengandung Soedirman
mereka sekeluarga pindah dari Desa Kalibagor ke Dukuh Rembang ,Purbalingga. Alasan mereka
pindah untuk menemui kakak Siyem yaitu Turidawati yang sering dikenal dengan panggilan
Tarsem.Turidawati adalah istri dari R.Cokrosunaryo seorang pejabat asisten wedana atau camat
di Bodaskarangjati.Sebagai priyayi R.Cokrosunaryo menjalani hidup dengan berkecukupan itu,
dari beberapa penyataan itu lah yang mendorong mengapa keluarga Karsid pindah dari Kalibagor
menuju Dukuh Rembah.  Ketika anak Siyem lahir diangkat lah menjadi anak angkat oleh
R.Cokrosunaryo dan diberi nama Soedirman, dan nama Soedirman di beri tambahan yaitu Raden
Soedirman. Tanggal kelahiran Soedirman di tetapkan pada dasar keputusan Pengadilan Negeri
Purbalingga no. 50 Pdt tanggal 4 Desember 1976, menetapkan bahwa kelahiran Soedirman itu
pada tanggal 24 Januari 1916, itu bertepatan dengan tanggal 18 Maulud 1846 tahun Jawa atau
sekitar tahun 1336 H. Soedirman kecil tidak lama tinggal di Rembang, Purbalingga, ketika itu
Soedirman berumur setengah tahun saat itu R.Cokrosunaryo pensiun dari jabatan camat di
Rembang, karena akan di angkat menjadi penasihat Pengadilan Negeri Cilacap. Di Cilacap
keluarga R.Cokrosunaryo tinggal di Kampung  Manggisan. Begitu juga Karsid  dan Siyem
mereka tinggal satu komplek dengan R.Cokrosunaryo, Di Cilacap inilah Soedirman tumbuh dan
di didik oleh keluarga R.Cokrosunaryo. 
Soedirman kecil tumbuh menjadi anak yang sopan santun dan pekerja keras, sifat-sifat itu
di dapat dari subkultur antara orang tua kandung nya yang wong cilik dengan orang tua
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter