|
9
2.1.8 Perkembangan Kamera Mirrorless
Menurut Enche (2012) Pada awal perkenalan kamera Mirrorless masih
banyak orang yang meremehkan kamera ini karena kinerjanya yang lambat
dibandingkan dengan DSLR. Berdasarkan artikel Kamera Mirrorless Tidak akan
Geser DSLR di DetikCom pada pertengahan tahun 2012 menyatakan bahwa kamera
ini tidak akan menggantikan DSLR. Tetapi mendekati akhir tahun 2013 dalam artikel
'Kamera Mirrorless akan Salip DSLR'
di DecikCom membahasa bahwa proporsi
pasar kamera Mirrorless bakal menyalip DSLR.
Beberapa produsen kamera sudah mulai memproduksi kamera Mirrorless
pada tahun 2010 sampai tahun 2011. Dan pada pertengahan tahun 2012 ternyata
kamera ini menjadi popular. Bahkan setiap produsen kamera berlomba-lomba untuk
merebut hati konsumen dengan kehadiran kamera Mirrorless. Setiap produsen
kamera
bersaing dengan fitur dan keunggulannya masing-masing. Canon, produsen
terbesar kamera pun ikut serta dalam peperangan kamera Mirrorless di akhir tahun
2012.
Setiap brand mengembangkan sistem kamera Mirrorless-nya masing-masing.
Misalnya:
-
Olympus dan Panasonic berbarengan membuat gebrakan sistem kamera yang
baru ini memiliki sistem kamera four third
dan mengembangkan filter-filter
pemotretan
-
Sony dengan ukuran sensor mirrorless terbesar (APS-C) lebih
mengembangkan hasil dari pemotretan dan kemampuan membantu focus saat
menggunakan lensa manual
-
Pentax dengan mounting yang sama dengan Pentax terdahulu saat di jaman
film, memudahkan untuk berganti lensa sesama Pentax walaupun lensa-lensa
dari jaman film.
-
Fujifilm menambahkan optical view finder
untuk memudahkan membidik.
Dan disain kamera Fujifilm ini terlihat berbeda karena menggunakan disain
kamera jaman film.
-
Samsung menggunakan sensor yang besar juga (APS-C) dan lebih
mengembangkan ke arah smart camera, di mana jakaran kamera mirrorless
samsung dibekali dengan fitur wifi, sehingga mudah untuk meng-upload
gambar langsung ke jejaring sosial.
|