Start Back Next End
  
10
-
Nikon, walaupun telah sukses menjadi produsen kamera DSLR besar, tetapi
tetap mengeluarkan mirrorless dengan ukuran sensor mirrorless terkecil
(croping factor
2x) dan dapat menghasilkan hasil yang baik dengan sensor
kecilnya.
-
Canon tidak mau kalah dalam “pesta” kamera mirrorless. Canon menawarkan
kamera mirrorless yang dapat berganti lensa dengan tambahan adapter dan
tetap bisa auto focus. Karena pastinya banyak jajaran lensa yang sudah
banyak pembelinya.
Tapi secara garis besar, setiap kamera Mirrorless memiliki adapter untuk dapat
berganti dengan berbagai macam merek lensa dari jaman film. Oleh karena itu,
beberapa brand kamera Mirrorless kelas menengah telah dibekali dengan menu
peaking focus, yaitu menu untuk membantu apakah gambar yang ingin difoto sudah
focus atau belum dengan adanya titik-titik yang menandakan area yang sudah focus.
Dengan kelebihan yang dimikiki kamera mirrorless dibanding DSLR,
sebagian konsumen sudah beralih dan “menduakan” ke kamera DSLR. fotografer
profesianal pun menggunakan kamera ini sebagai kamera keduanya. orang yang
memiliki buget lebih juga
melirik kamera ini karena kepraktisannya. Bahkan
diprediksi bahwa kamera Mirrorless akan menggantikan kamera DSLR.
2.1.9 Wawancara
a. wawancara dengan user
profil:
nama: Ilham Prasetyo
umur: 18 tahun
status: Pelajar
Q: sudah belajar motret dari kapan?
A: udah belajar dari SMP dan belajar secara otodidak
Q: Punya kamera apa saja?
A: punya DSLR tetapi kamera Mirrorless (sony NEX 5) sebagai kamera utama
Q: mengapa mirrorless membeli kamera mirrorless?
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter