Start Back Next End
  
14
Gangguan fungsi paru-paru
Timbunan lemak dapat menekan saluran pernafasan. Ini bisa
menyebabkan terjadinya henti nafas saat tidur (sleep apnea). Gangguan seperti ini
lama-lama dapat menyebabkan gagal jantung juga akan berujung pada kematian.
Menyebabkan diabetes dan peningkatan kolesterol
Obesitas dapat menyebabkan terjadinya penyakit kencing manis (diabetes
melitus). Ini disebabkan timbulnya gangguan fungsi insulin pada pengidapnya.
Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh tubuh. Fungsinya antara
lain, memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan
sebagai sumber energi. Akibat gangguan fungsi insulin, gula tidak dapat masuk ke
dalam sel sehingga tetap beredar dalam darah. Ini dapat diketahui dari kadar gula
darah yang meningkat. Gangguan fungsi insulin
ternyata juga mengakibatkan
gangguan metabolisme lemak (dislipidemia). Ini dapat dilihat dari terjadinya
peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), trigliserinda,
namun disertai penurunan kolesterol HDL (kolesterol baik). Peningkatan kadar
kolesterol jahat disertai penurunan kadar kolesterol berujung terbentuknya kerak
dalam pembuluh darah (arterosklerosis). Arterosklerosis akan memperkecil
diameter pembuluh darah sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner
dan
serangan stroke.
Gangguan persendian
Obesitas akan menyebabkan peningkatan beban pada persendian
penyangga berat. Misalnya persendian lutut sehingga lama-lama dapat
menimbulkan peradangan persendian (osteoartritis). Gejala-gejalanya antara lain,
nyeri pada sendi diikuti dengan pembengkakan. Sendi juga menjadi kaku tak bisa
digerakkan. Yang terparah, penderita tidak sanggup berjalan lagi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter