|
22
3)
Persediaan bahan-bahan pembantu atau barang-barang
perlengkapan (Supplies stock)
Persediaan barang-barang atau bahan-bahan yang diperlihatkan
dalam proses produksi untuk membantu berhasilnya produksi atau
yang dipergunakan dalam bekerjanya suatu perusahaan, tetapi tidak
merupakan bagian atau komponen dari barang jadi.
4)
Persediaan barang setengah jadi atau barang dalam proses (Work
in process / progress stock)
Persediaan barang-barang yang keluar dari tiap-tiap bagian dalam
satu pabrik atau bahan-bahan yang telah diolah menjadi suatu bentuk,
tetapi lebih perlu diproses kembali untuk kemudian menjadi barang
jadi.
5)
Persediaan barang jadi (Finished goods stock)
Barang-barang yang telah selesai diproses atau diolah dalam pabrik
dan siap untuk dijual kepada pelanggan atau perusahaan lain.
2.3.5
Pengendalian Persediaan
Pengendalian persediaan penting bagi semua jenis perusahaan karena
kegiatan ini dapat membantu tercapainya suatu tingkat efesiensi penggunaan
dalam persediaan.
Pada produk, pengendalian persediaan ditekankan pada
pengendalian material. Pada jasa, pengendalian diutamakan pada material dan
banyaknya pada jasa
pasokan karena konsumsi yang sering kali bersamaan
dengan pengadaan jasa sehingga tidak memerlukan persediaan. Pengendalian
persediaan ini meliputi perencanaan persediaan jadwal untuk pemesanan,
pengaturan penyimpanan, dan lainnya.
Pengendalian persediaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Pemilihan karyawan, pelatihan dan displin yang baik, khususnya bagi
karyawan yang mempunyai akses langsung dengan persediaan barang,
contohnya : supermarket, rumah makan, bagian kasir Bank, gudang.
Pengendalian yang ketat saat kiriman barang yang datang dari pabrik.
|