|
26
b. Operasi perusahaan khususnya proses produksi dapat berjalan secara
efesiensi dan efektif.
c. Implikasi penyediaan bahan yang efesiensi demi untuk kelancaran proses
produksi, berarti harus disediakan investasi sejumlah modal dalam jumlah
yang memadai.
Untuk mengatur tingkat persediaan dalam jumlah,mutu dan waktu yang
tepat. Maka diperlukan pengendalian persediaan yang efektif dan efesien.
2.4
Economic Order Quantity (EOQ)
2.4.1
Pengertian Economic Order Quantity
Setiap perusahaan harus bisa mempertimbangkan dan menentukan jumlah
persediaan barang yang tepat agar tidak terjadi penumpukan barang dan supaya
biaya-biaya yang ditanggung tidak terlalu besar.
Menurut Pardede, Pontas M (2005:422), menyatakan bahwa Economic Order
Quantity menunjukkan sejumlah barang yang harus dipesan untuk tiap kali
pemesanan agar biaya persediaan keseluruhan menjadi sekecil mungkin.
Menurut jurnalnya, The classical economic order quantity (EOQ) model
assumes that items produced are of perfect quality and that the unit cost of
production is independent of demand, yang artinya Kuantitas pesanan ekonomis
(EOQ) dapat diasumsikan bahwa barang yang dihasilkan
memiliki kualitas yang
sempurna dan biaya unit produksi adalah independen dari banyaknya permintaan.
Model EOQ diatas hanya dapat dibenerkan apabila asumsi-asumsi berikut
dapat dipenuhi menurut Petty, William,Scott dan david (2005:278) adalah:
1.
Permintaan konstan dan seragam meskipun model EOQ (Economic
Order Quantity) mengasumsikan permintaan konstan, permintaan
sesungguhnya mungkin bervariasi dari hari kehari.
2.
Harga per unit konstan memasukan variabel harga yang timbul dari diskon
kuantitas dapat ditangani dengan agak mudah dengan cara memodifikasi
|