|
12
2.
Peramalan teknologi (techonological forecast) memperhatikan
tingkat kemajuan teknologi yang dapat meluncurkan produk baru
yang menarik, yang membutuhkan pabrik dan peralatan baru.
3.
Peramalan permintaan (demand forecast) adalah proyeksi
permintaan untuk produk atau layanan suatu perusahaan. Peramalan ini
disebut juga peramalan penjualan, dimana mengendalikan produksi,
kapasitas, serta sistem penjadwalan dan menjadi input bagi perencanaan
keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia.
2.2.3
Pendekatan Peramalan
Terdapat dua pendekatan umum untuk peramalan sebagaimana ada dua cara
mengatasi semua model keputusan. Pendekatan yang satu adalah analisis kuantitatif
dan pendekatan lain adalah analisis kualitiatif.
1.
Peramalan kuantitatif (Quantitative Forecast) menggunakan model
matematis yang beragam dengan data masa lalu dan variabel sebab
akibat untuk meramalkan permintaan.
2.
Peramalan subjektif atau kualitatif (Qualitative Forecast)
menggabungkan faktor, seperti intuisi, emosi, pengalaman pribadi, dan
sistem nilai pengambil keputusan untuk meramal.
2.2.4
Metode Peramalan Kuantitatif
Metode peramalan kuantitatif terdiri dari peramalan deret waktu (time series)
dan peramalan sebab akibat. Kedua metode kuantitatif ini mendasarkan
peramalannya adalah pada data lalu dengan menggunakan predictor untuk masa yang
akan datang. Dengan mengelola data yang sebelumnya maka melalui metode Time
Series atau kausal akan sampai pada suatu hasil peramalan.
1.
Peramalan deret waktu (Time Series)
Peramalan ini dilakukan berdasarkan data-data dari suatu produk yang
sudah ada sebelumnya, kemudian diolah pola datanya berupa trend maupun
berbentuk siklus.
2.
Peramalan sebab akibat (causal)
Peramalan ini dilakukan berdasarkan data yang sudah ada sebelumnya,
tetapi menggunakan data dari variabel lain yang menentukan atau
|