|
12
2.8 Total Productive Maintenance (TPM)
2.8.1
Pendahuluan
Manajemen pemeliharaan mesin / peralatan modern dimulai dengan apa yang
disebut preventive maintenance
yang kemudian berkembang menjadi productive
maintenance. Kedua metode pemeliharaan ini umumnya disingkat dengan PM dan
pertama kali diterapkan oleh industri
industri manufaktur di Amerika Serikat dan
pusat segala kegiatannya ditempatkan satu departemen yang disebut maintenance
department.
Preventive maintenance
mulai dikenal pada tahu 1950-an yang kemudian
berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada dan kemudian pada
tahun 1960-an muncul yang disebut productive maintenance. Total productive
maintenance
(TPM) mulai berkembang pada tahun 1970-an pada perusahaan di
negara Jepang yang merupakan pengembangan konsep maintenance yang diterapkan
pada perusahaan industri manufaktur Amerika Serikat yang disebut preventive
maintenance. Seperti dapat dilihat masa periode perkembangan PM di Jepang
dimana periode tahun 1950-an juga bisa dikategorikan sebagai periode breakdown
maintenance.
Memepertahankan kondisi mesin / peralatan yang mendukung pelaksanaan
proses produksi merupakan komponen yang penting dalam pelaksanaan
pemeliharaan unit produksi. Tujuan pemeliharaan produktif (productive
maintenance) adalah untuk mencapai apa yang disebut dengan profitable
PM.
(Wireman, 2004 : 1)
2.8.2
Pengertian Total Productive Maintenance (TPM)
TPM adalah hubungan kerjasama yang erat antara perawatan dan oraganisasi
produksi secara menyeluruh yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi,
mengurangi weast, mengurangi biaya produksi, meningkatkan kemampuan peralatan
dan pengembangan dari keseluruhan sistem perawatan pada perusahaan manufaktur.
Secara menyeluruh definisi dari total productive maintenance
mencakup lima
elemen, yaitu sebagai berikut: (Wireman, 2004 : 3)
1.
TPM bertujuan menciptakan suatu sistem preventive maintenance
(PM)
untuk memperpanjang umur penggunaan mesin / peralatan.
2.
TPM diterapkan pada bebagai departemen (seperti engineering, bagian
produksi dan bagian maintenance).
3.
TPM bertujuan untuk memaksimalkan efektifitas mesin / peralatan secara
keseluruhan (overall effectiveness).
4.
TPM melibatkan semua orang dari tingkatanmanajemen tertinggi hingga
para karyawan / operator lantai produksi.
5.
TPM merupakan pengembangan dari sistem maintenance berdasarkan PM
melalui manajemen motivasi.
12
|