|
13
2.8.3
Manfaat daari Total Productive Maintenance
Manfaat studi aplikasi TPM secara sistematik dalam rencana kerja jangka
panjang pada perusahaan khususnya menyangkut faktor
faktor berikut:
(Panneerselyam, 2005 : 469)
1.
Peningkatan produktivitas dengan menggunakan prinsip
prinsip TPM
akan meminimalkan kerugian kerugian pada perusahaan.
2.
Meningkatkan kualitas dengan TPM, meminimalkan kerusakan pada
mesin / peralatan dan downtime mesin dengan metode metode terfokus.
3.
Waktu delivery
ke konsumen dapat ditepati, karena produksi yang tanpa
gengguan akan lebih mudah untuk dilaksanakan.
4.
Biaya produksi rendah karena rugi dan pekerjaan yang tidak memberi nilai
tambah dapat dikurangi.
5.
Kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja lebih baik.
6.
Meningkatkan motivasi kerja, karena hal dan tanggung jawab
didelegasikan oleh setiap orang.
2.9 Analisa Produktivitas: Six Big Losses (Enam Kerugian Besar)
Kerugian dan tindakan
tindakan yang dilakukan dalam TPM tidak hanya
berfokus pada pencegahan terjadinya kerusakan pada mesin / peralatan dan
meminimalkan downtime
mesin / peralatan. Akan tetapi banyak faktor yang dapat
menyebabkan kerugian akibat rendahnya efisiensi mesin / peralatan saja. Rendahnya
produktivitas mesin / peralatan yang menimbulkan kerugian bagi perusahaan sering
diakibatkan oleh penggunaan mesin / peralatan yang tidak efektif dan efisien terdapat
enam faktor yang disebut enam kerugian besar (six big losses). Efisiensi adalah
ukuran yang menunjukkan bagaimana sebaiknya sumber
sumber daya digunakan
dalam proses produksi untuk menghasilkan output. Efisiensi merupakan karakteristik
proses mengukur performasi aktual dari sumber daya relatif
terhadap standar yang
ditetapkan, sedangkan efektivitas merupakan karakteristik lain dari proses mengukur
derajat pencapaian output dari sisitem produksi. Efektifitas diukur dari aktual output
rasio terhadap output direncanakan. Dalam era persaingan bebas saat ini pengukuran
sistem produksi yang hanya mengacu pada kuantitas output
semata akan dapat
menyesatkan karena pengukuran ini tidak memperhatikan karakteristik utama dari
proses yaitu: kapasitas, efisiensi dan efektivitas.
Menggunakan mesin / peralatan seefisien mungkin artinya adalah
memaksimalkan fungsi dari kinerja mesin / peralatan produksi dengan tepat guna dan
berdaya guna. Untuk dapat meningkatkan produktivitas mesin / peralatan yang
digunakan maka perlu dilakukan analisis produktivitas dan efisiensi mesin / peralatan
pada six big losses. Adapun enam kerugian besar (six big losses) tersebut adalah
sebagai berikut: (Wireman, 2004 : 8)
1.
Downtime (Penurunan Waktu)
a.
Equipment failure/Breakdown (Kerugian karena kerusakan peralatan).
b.
Set-up and adjustment (Kerugian karena pemasangan dan penetelan).
2.
Speed losses (Penurunan Kecepatan)
a.
Idling and minor stoppages
(Kerugian karena beroperasi tanpa beban
maupun berhenti sesaat).
b.
Reduced speed (Kerugian karena penurunan kecepatan).
|