Start Back Next End
  
25
Unified Modelling Language adalah model standar yang berisi
kumpulan konstruksi dan notasi yang di kembangkan secara spesifik untuk
perkembangan object oriented. Dengan menggunakan UML, analisa dan end
users bisa mengerti variasi dari spesifik diagram yang digunakan dalam proyek
perkembangan sistem. UML tidak mempunyai standarisasi, sehingga bisa
memusingkan. Sebagai
hasil, UML bisa sering disalahartikan, berarah ke error
dan pengulangan pekerjaan. Dalam perkembangan UML, di credited oleh
Grady Booch, James Rumbaugh, dan Ivar Jacobson dari Rational Software,
yang sekarang menjadi bagian dari IBM. Pertama kali digambarkan sebagai ide
atau contoh dari banyak metode perkembangan sistem, dan setelah beberapa
kali revisi, UML diterima sebagai strandar dari Object Management Group
(OMG). (Whitten, 2007:48)
UML adalah model bahasa yang digunakan secara umum. Untuk
menentukan tujuan, UML memberikan set diagram, views, dan elemen-elemen
untuk membantu dalam : (Flynt, 2005:76)
1.
mengumpulkan kebutuhan,
2.
menganalisa kebutuhan yang telah dikumpulkan,
3.
mendesain software dengan menggunakan kebutuhan tersebut,
4.
mendokumentasikan software yang telah anda buat,
5.
membuat test cases,
6.
merancang kapan produk akan dikeluarkan, dan
7.
mendiskusikan dan mengkonsep software.
Menurut Flynt (2005:79), UML memiliki aspek-aspek yang ada di
dalamnya, aspek tersebut adalah :
1.
Relasi, merepresentasikan dengan garis tebal yang ditunjukkan oleh
panah. Mereka menindikasikan bahwa sistem berkomunikasi satu dengan
yang lain.
2.
Elemen, pada umumnya, elemen-elemen dibagi dalam 3 : simbol, garis,
dan label.
Simbol menandakan hal-hal seperti class dan object. Simbol
juga menandakan hal yang lain, seperti aktor dan use case yang ada di
dalam use case diagram.
Garis menandakan asosiasi, hubungan,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter