|
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Sistem Informasi
Marakas dan OBrien (2014: 25) menyebutkan sistem sebagai satu set
komponen yang saling terkait, dengan batasan yang jelas, b ekerja sama untuk
mencapai tujuan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa sistem memiliki tiga fungsi dasar,
yaitu:
1. Input
Meliputi mengambil dan mengumpulkan elemen yang memasuki sistem untuk
diproses. Contohnya adalah bahan baku, energi, data, dan usaha manusia harus
aman dan terorganisir untuk pemrosesan.
2. Processing
Meliputi proses transformasi yang men gubah input menjadi output. Contohnya
adalah proses manufaktur proses pernapasan manusia atau perhitungan
matematika.
3. Output
Meliputi mengubah elemen yang telah diproduksi oleh proses transformasi ke
tujuan akhirnya. Contohnya, barang jadi, jasa manusia, dan informasi manajemen
harus dikirimkan kepada pengguna.
Sebagai contoh sebuah sistem manufaktur menerima bahan baku sebagai
input dan memproduksi barang jadi sebagai output. Sebuah sistem informasi
menerima sumber (data) sebagai input dan memprosesnya menjadi produk
(informasi) sebagai produk. Sebuah organisasi bisnis adalah suatu sistem dimana
sumber daya manusia dan ekonomi diubah oleh berbagai proses bisnis ke dalam
barang dan jasa. Marakas dan OBrien (2014: 32) menjelaskan informasi sebagai
data yang telah diubah menjadi konteks yan g berarti dan berguna bagi pengguna
akhir tertentu.
Sistem informasi adalah kombinasi teratur dari
orang, hardware, software,
jaringan komunikasi, sumber daya d ata, dan kebijakan dan prosedur yang
menyimpan, mengambil, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah
organisasi (Marakas & OBrien, 2014: 6).
Rahadi, Musadieq, dan Susilo (2014: 2) mendefinisikan sistem informasi
adalah suatu kesatuan elemen-elemen yan g saling berinteraksi secara sistematis dan
9
|