|
18
2. Pengendalian persediaan: menentukan tingkat persediaan yang sesuai, dimana
pemesanan harus dilak ukan kembali, persediaan pengaman, pendataan
tingkat dan kondisi persediaan.
Perencanaan dan pen gendalian persediaan yang efektif akan memberikan
pemenuhan k ebutuhan secara tep at baik waktu, jumlah maupun spesifikasi dengan
total biaya persediaan yang optimal (Yuliana & Octavia, 2001: 74).
Menurut Suswardji et al (2012: 1073) pengendalian persediaan adalah
kegiatan untuk memelihara dan mengendalikan, juga suatu teknik pemesanan dan
pemantauan barang-barang dalam kuantitas, jumlah dan waktu sesuai dengan yang
direncanakan. Sistem pengendalian persediaan memainkan peranan penting dalam
meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menangani persediaan pada
perusahaan.
Pramana, F.G. (2011: 26) men yatakan tujuan pengendalian persediaan adalah
sebagai berikut:
a. Untuk dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan konsumen dengan cepat
(memutuskan konsumen).
b. Untuk menjaga kontinuitas produksi atau menjaga agar perusahaan tida
mengalami kehabisan persediaan yang mengakibatkan terhentinya proses
produksi.
c. Untuk mempertahankan dan bila mungkin meningkatkan penjualan dan laba
perusahaan.
d. Menjaga agar pembelian secara kecil-kecilan dapat dihindari karena dapat
mengakibatkan ongkos p esan menjadi besar.
e. Menjaga supaya penyimpanan dalam emplacement tidak besar-besaran,
karena akan mengakibatkan biaya menjadi besar.
2.3.5.1 Model Persediaan
2.3.5.1.1 EOQ
Menurut Heizer dan Render (2010: 92) model kuantitas pesanan ekonomis
(economic order quantity EOQ) adalah salah satu teknik kontrol persediaan yang
tertua dan paling terkenal. Teknik ini relatif mudah digun akan, tetapi
berdasarkan
pada beb erapa asumsi:
a. Jumlah permintaan diketahui, konstan dan independen
|