Home Start Back Next End
  
17 
material  dan  barang  yang  harus  ada  (disimpan)  untuk  digunakan  pada  waktu 
produksi atau aktivitas pertukaran dalam kasus pelayanan. 
Manajemen  persediaan  mengacu  pad a  semua  kegiatan  yang  terlibat  dalam 
mengembangkan dan mengelola  tingkat  persediaan bahan  baku,  bahan  setengah  jadi 
(work  in-progress)  dan  barang  jadi  sehingga  persediaan  yan g  cukup  tersedia  dan 
biaya persediaan tersebut rendah. 
Tujuan  utama  dari  manajemen  persediaan  termasuk  men yeimbangkan 
masalah  perekonomian  dimana  tidak  diinginkannya  men yimpan  banyak  persediaan. 
Sehingga  membutuhkan   banyak  uan g  untuk  menanggung  timbulnya  biaya  seperti 
penyimpanan, 
pembusukan,  pencurian  dan  keusangan  serta  keinginan  untuk 
membuat  baran g  tersedia  kapanpun  dan  dimanapun jika  dibutuhkan (dengan  kualitas 
dan jumlah  yang bagus) demi menghindari biaya yang tidak diinginkan. 
Danil  dan  Siswanto  (2014: 
148)  mendefinisikan  pen gendalian  persediaan 
sebagai  suatu  usaha  memonitor    dan  men entukan  tingkat  komposisi  bahan  yang 
optimal    dalam  menunjang  kelancaran  dan  efektifitas  serta  efisiensi  dalam  kegiatan 
toko.  Sehingga  dapat  disimpulkan  bahwa  pengendalian  persediaan  adalah  usaha  
memonitor  dan  menen tukan  komposisi  tingkat  persediaan  yang  optimal  dan 
menentukan  kapan  saatnya  pemesanan  harus dilakukan untuk menunjang  kelancaran 
dan  efektifitas  serta  efisiensi  dalam  kegiatan  op erasional  bisnis  (Mogere,  Oloko,  & 
Okibo, 2013: 12). 
Persediaan  dapat  diartikan  sebagai  sumber  daya    yang  belum  digunak an. 
Persediaan  mempunyai  nilai  ekonomis    di  masa  mendatang  pada  saat  aktif.  Fungsi
manajemen persediaan:
1.  Perencanaan  persediaan:  menentukan  kebutuhan  material  untuk  memenuhi 
rencana produksi yang telah disusun. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter