|
23
Q* = jumlah optimum unit per pesanan (order)
N = jumlah pemesanan dalam satu tahun
P = harga
Co = biaya pemesanan
Cc = biaya penyimpanan
2.4 Peramalan (Forecasting)
Heizer dan Rend er (201 0: 162) mendefinisikan peramalan sebagai seni dan
ilmu untuk memprediksi kejadian di masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan
melibatkan pengambilan data historis dan memproyeksikannya ke masa mendatang
dengan suatu bentuk model matematis. Perusahaan selalu dituntut untuk
memperkirakan atau meramalkan besarnya permintaan pelanggan akan p rodukn ya.
Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau
sekelomok produk di masa yang akan datan g dalam kendala atau kondisi tertentu
serta untuk men gu rangi resiko atau ketidakpastian yang dihadapi (Deitiana: 2011,
31).
Peramalan untuk p ermintaan produk adalah dasar untuk keputusan
perencanaan yan g paling pentin g. Menurut Russell dan Taylor (2011: 497),
peramalan permintaan produk menentukan seberapa banyak persediaan yang
dibutuhkan, seberapa banyak produk yang harus dibuat dan seberapa banyak material
yang harus dibeli dari supplier untuk mencapai kebutuhan pelanggan yang sudah
diramalkan. Tanpa peramalan yang tepat, persediaan dalam jumlah dan biaya yang
besar harus dipersiapkan untuk mengantisipasi ketidakpastian permintaan oleh
pelanggan.
Peramalan penjualan merupakan bagian penting dari manajemen rantai
pasokan baik pada pengecer akhir dan distributor, manufaktur dan pemasok.
Peramalan penjualan yang tep at waktu dan akurat sangat penting dalam
menjembatani kesenjangan antara pasokan dan permintaan sehingga mengurangi
biaya penyimpanan ketika menjaga kemungkinan kehabisan persediaan (Sanwanlani
& Vijayalakshmi, 2013: 39)
|