|
26
1. Metode per amalan kualitatif
2. Metode per amalan kuantitatif
Menurut Heizer dan Render (2010: 163) metode peramalan kuantitatif
biasanya diklasifikasikan dengan horizon waktu yaitu:
1. Peramalan jangka pendek (Short-range forecast)
Jangka waktu peramalan ini hingga 1 tahun, tetapi umumn ya kurang dari 3 bulan.
Digunakan untuk merencanakan pembelian (purchasing), penjadwalan kerja (job
scheduling), jumlah tenaga kerja (workforce levels), penugasan kerja (job
assignments), dan tingkat produksi (production levels).
2. Peramalan jangka menengah (Medium-range forecast)
Jangka waktu peramalan ini antara 3 bulan hingga 3 tahun. Per amalan ini
berguna untuk merencanakan penjualan (sales), perencanaan produksi dan
anggaran (production planning and budgeting), anggaran kas, dan menganalisis
macam-macam rencana operasi.
3. Peramalan jangka panjang
Umumnya untuk p erencanaan masa 3 tahun atau lebih. Peramalan jangka panjang
ini biasa digunakan untuk merencanakan p roduk baru, pembelanjaan modal,
lokasi atau pen gembangan fasilitas, serta penelitian dan pengembangan.
Secara lebih lanjut Heizer dan Render (2010: 163) menjelaskan bahwa
metode peramalan kuantitatif terbagi dalam dua kategori yaitu model deret waktu
dan model kausal. Model deret waktu membuat prediksi dengan asumsi bahwa masa
depan merupakan fun gsi dari masa lalu. Deret waktu didasarkan pada urutan dari
titik-titik data yang berjarak sama dalam waktu (mingguan, bulanan, kuartalan, dan
lain-lain). Dengan k ata lain, mereka melihat apa yang terjadi selama kurun waktu
tertentu dan menggunakan data masa lalu tersebut untuk melakukan peramalan.
Meramalkan data deret waktu berarti nilai masa depan diperkirakan hanya dari nilai
masa lalu dan variabel lain diabaikan walaupun variable-variabel tersebut mungkin
sangat bermanfaat. Yang termasuk dalam model p eramalan deret waktu diantaran ya:
1. Naïve
Pendekatan naïve mer upakan teknik peramalan yan g mengasumsikan
permintaan periode berikutnya sama dengan permintaan pada periode
terakhir. Untuk beberapa jenis produk, pendek atan ini merupakan model
peramalan objektif yang paling efektif dan efisien dari segi biaya.
2. Rata-rata bergerak (Moving Average)
|