|
Ha : Brand Trust (X1) berkontribusi secar a parsial terhadap Attitudi
Loyalty (Y)
Pengujian secara parsial antara Brand Affect (X2) dan Y (Attitudinal Loyalty)
Hipotesis 2 :
Ho: Brand Affect (X2) tidak berkontribusi secar a parsial dan signifikan terhadap
variabel Attitudinal Loyalty (Y)
Ha : Brand Affect (X2) berkontribusi secara parsial dan signifikan terhadap variabel
Attitudinal Loyalty (Y)
Pengujian secara simultan antara Brand Trust (X1), Brand Affect (X2),
dan Y (Attitudinal Loyalty)
Hipotesis 3 :
Ho : Brand Trust (X1) dan Brand Affect (X2) tidak berkontribusi secara simultan
terhadap Attitudinal Loyalty (Y)
Ha : Brand Trust (X1) dan Brand Affect (X2) berkontribusi secara simultan terhadap
Attitudinal Loyalty (Y)
Pengujian secara parsial Brand Trust (X1) dan Behavioral Loyalty (Z)
Hipotesis 4 :
Ho: Brand Trust (X1) tidak berkontribusi secara parsial dan signifikan terhadap
Behavioral Loyalty (Z)
Ha : Brand Trust (X1) berkontribusi secara parsial dan signifikan terhadap Behavioral
Loyalty (Z)
Pengujian secara parsial Brand Trust (X2) dan Behavioral Loyalty (Z)
Hipotesis 5 :
Ho : Brand Affect (X2) tidak berkontribusi secar a parsial dan signifikan terhadap
Behavioral Loyalty (Z)
Ha: Brand Affect (X2) berkontribusi secara parsial dan signifikan terhadap Behavioral
Loyalty (Z)
Pengujian secara parsial Attitudinal Loyalty (Y) dan Behavioral Loyalty (Z)
Hipotesis 6 :
Ho : Attitudinal Loyalty (Y) tidak berkontribusi secara parsial dan signifikan terhadap
Behavioral Loyalty (Z)
|