|
Proses komunikasi bermedia, komunikator tidak mengetahui ta
ggapan
komunikan pada saat berkomunikasi. Oleh sebab itu, dala
melancarkan
komunikasi dengan menggunakan media, komunikator harus lebi
matang dalam
perencanaan dan persiapan sehingga dapat merasa pasti bahw
komunikasinya itu
akan berhasil. (Effendy,2004:9-10)
2.2.2 Komunikasi Massa
Komunikasi massa didefinisikan sebagai penggunaan teknologi yang dapat
mendesiminasikan pesan secara luas, sangat beragam, tersebar luas kepada para
penerima. Pesan-pesan media, secara khusus dapat disampaikan
lewat teknologi,
di mana pengaruh tampilan dan gambar pesan dapat dimodifikasi lewat
kecan ggihan teknologi. (R ohim,2009:22)
Komunikasi massa ialah komunikasi melalui media modern, yang meliputi
surat kabar yang mempunyai sirkulasi yang luas, siaran radio dan televisi yang
ditujukan kepada umum, dan film yang dipertunjukkan di gedung-gedung
bioskop. Lazimnya media massa modern menunjukkan seluruh sistem dimana
pesan-pesan diproduksikan, dipilih, disiarkan diterima dan ditanggapi.
(Effendy,2007:79 )
Komunikasi massa sangat berbeda dengan komunikasi tatap muka, baik
dalam bentuk komunikasi antarpesona (interpersonal communication) maupun
komunikasi kelompok (group communication). Keuntungan dari komunikasi tatap
muka (face-to-face communication ) ialah terjadin ya umpan balik langsung
(immediate feedback). Komunikator dapat mengetah
tanggapan secara langsung
pada saat itu juga.
Tidak demikian d alam komunikasi massa, umpa
balik terjadinya tidak
langsung atau tertunda (delayed feedback) atau mungki
bisa tidak terjadi umpan
balik (Effendy,2004:50-51). Pada intinya, pesa
komunikasi media massa dapat
tersebar secara luas melalui media. Maka dari it
media harus dapat
|