|
dibedakan atas manusia, misalnya juru kampanye dan benda (poster, spanduk,
leaflet dan lain-lain).
Media massa periodik terbagi atas dua jenis, yaitu media massa elektronik
dan media massa cetak. Media massa elektronik dapat dibagi lagi menjadi media
massa penyiaran (televisi, radio) dan media massa nonpenyiaran (film, VCD,
Internet). (Morissan,2008:12-13)
Pada intinya, Setiap media cetak maupun elektronik memiliki karakteristik
yang khas. Cara penyampaiannya yang berb eda beda menjadikan media massa
ini sangat berguna bagi masyarakat. Kebutuhan yang menjadi faktor utama dalam
menggunakan salah satu media massa baik cetak maupun elektronik.
2.2.7 Radio
Sebelum Perang Dunia I meletus, Reginald Fessenden dengan bantuan
perusahaan General Electric (GE) Corporation Amerika berhasil menciptakan
pembangkit gelombang radio kecepatan tinggi yang dap at mengirimkan suara
manusia dan juga musik. Sementara tabung hampa udara ketika itu bernama
audion berhasil diciptakan. Penemuan audion menjadikan penerimaan gelombang
radio lebih mudah.
Pada tahun 1909, peran radio dalam menyampaikan pesan mulai di akui.
Radio teruji tercepat dan akurat dalam menyampaikan informasi, sehingga semua
orang melirik media ini.Pesawat radio pertama kali diciptakan, memiliki bentuk
yang besar dan tidak menarik serta sulit digunakan karena menggunakan tenaga
listrik dari baterai yang berukuran besar. Menggunakan pesawat radio ketika itu,
membutuhkan kesabaran dan pengetahuan elektronik yang memadai.
Berbagai stasiun radio bermunculan, peran rad io sebagai media massa
semakin besar dan mulai menunjukkan kekuantannya dalam memengaruhi
masyarakat (Morissan,2013:2-3). Radio mendapat julukan sebagai kekuasaan
kelima atau the fifth estate. Setelah pers (baca surat kab ar) dianggap sebagai
kekuasaan keempat atau the fourth estate(Effendy,2007:137).
Kebutuhan pemasaran dan penyusunan program, pengelola radio dapat
menggunakan hasil riset Nielsen Media Research. Hasil riset dapat juga
digunakan oleh pengelola program untuk memantau naik tu runnya jumlah
|