|
39
tinggi pula kelembaban kayu sampai tercapai keseimbangan
dengan lingkungannya. Dalam kondisi kelembaban kayu
sama dengan kelembaban udara disekelilingnya disebut
kandungan air keseimbangan (EMC = Equilibrium Moisture
Content).
J. Sifat Kayu terhadap Suara, yang terdiri dari :
Sifat akustik, yaitu kemampuan untuk meneruskan
suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu. dan sifat
resonansi, yaitu turut bergetarnya kayu akibat adanya
gelombang suara. Kualitas nada yang dikeluarkan kayu
sangat baik, sehingga kayu banyak dipakai untuk bahan
pembuatan alat musik (kulintang, gitar, biola dll).
K. Daya Hantar Panas
Sifat daya hantar kayu sangat jelek sehingga kayu
banyak digunakan untuk membuat barang-barang yang
berhubungan langsung dengan sumber panas.
L. Daya Hantar Listrik
Pada umumnya kayu merupakan bahan hantar yang
jelek untuk aliran listrik. Daya hantar listrik ini dipengaruhi
oleh kadar air kayu. Pada kadar air 0 %, kayu akan menjadi
bahan sekat listrik yang baik sekali, sebaliknya apabila kayu
mengandung air maksimum (kayu basah), maka daya
hantarnya boleh dikatakan sama dengan daya hantar air.
2.1.6.e Jenis-jenis kayu yaitu:
1. BJ (berat jenis)
Berat jenis adalah rasio suatu bahan dengan kerapatan
air. Simon, et.al, (1999) mengemukakan bahwa berat jenis
adalah rasio antara kerapatan kayu dengan kerapatan air pada
kondisi anomali air (4,4 derajat Celcius). Berdasarkan volume
|