Home Start Back Next End
  
10
2.2  Landasan Teori
2.2.1  Komunikasi Massa
2.2.2.1 Definisi Komunikasi Massa
Definisi  komunikasi  massa  menurut  De  Fleur  yaitu, 
“Komunikasi  massa  adalah  suatu  proses  dalam  mana  komunikator-
komunikator  menggunakan  media  untuk  menyebarkan  pesan-p esan 
secar a  luas,  dan  secara  terus  menerus  menciptakan  makna-makna 
yang  diharapkan  dap at  mempengaruhi  khalayak  yan g  b esar  dan 
berbeda-beda melalui berbagai cara”.  
Sedangkan  definisi  komunikasi  massa  menurut  Gerbner, 
“Komunikasi massa adalah  produksi dan  distribusi yang  berlandaskan 
teknologi dan lembaga  dari  arus  pesan yan g  kontin yu  serta paling  luas 
dimiliki orang dalam masyarakat industr y” (Rakhmat, 2008 : 188) 
Komunikasi massa menurut Joseph A. Devito  (dalam Nurudin, 
2007)  menyatak an,  “pertama,  komunikasi  massa  adalah  komunikasi 
yang  ditujukan  pada  massa,  pada  khalayak  yan g  san gat  ban yak.  Ini 
tidak  berarti  khalayak  meliputi  seluruh  penduduk  atau  semua  orang 
yang membaca  atau semua oran g  yang menonton  televisi, agakn ya ini 
tidak  berarti  pula  bahwa  khalayak  itu  besar  dan  pada  umunya  agak 
sukar  untuk  didefinisikan.  Kedua,  komunikasi  massa  adalah 
komunikasi  yang  disalurkan  melalui  audio   dan  atau  visual. 
Komunikasi  massa  barangkali  akan  lebih  mudah  dan  lebih  logis  bila 
didefiniskan  menurut  bentukn ya (televisi,  radio, surat  kabar,  majalah, 
film, buku dan pita). 
2.2.2.2 Karakteristik Komunikasi Massa
Karakteristik komunikasi massa adalah sebagai berikut : 
(Ardianto, 2009 : 6) 
a.  Komunikatornya Terlembaga 
Menurut  Wright,  komunikator  dalam  komunikasi  massa 
berger ak  dalam  organisasi  yan g  kompleks,  yang  terdiri  dari 
banyak  orang  yan g  terlibat  di  dalamnya  dari  mulai  wartawan, 
editor,  pemimpin  redaksi  pemilik  media,  dll.  Karena  dalam 
organisasi  yang  kompleks  maka  memerlukan  modal  yan g  b esar 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter