|
13
menulis surat pembaca, mengirim e-mail itu menunjukkan
bahwa feedback komunikasi massa bersifat tertunda (delayed).
2.2.2.3 Fungsi-fungsi Komunikasi Massa
Fungsi komunikasi massa menurut Dominick (2001) terdiri
dari surveillance (pengawasan), interpretation (penafsiran), linkage
(keterkaitan), transmission of values (penyebaran nilai) dan
entertainment (hiburan) (Rakhmat, 1996).
a. Surveillance (Pengawasan)
Fungsi pengawasan komunikasi massa dibagi dalam bentuk
utama: (a). warning or bew are surveillance (pengawasan
peringatan); (b). instrumental surveillance (pengawasan
instrumental). Fungsi pengawasan peringatan terjadi ketika
media massa menginformasikan tentang ancaman seperti
bencana alam, demonstrasi atau huru hara, dan lainnya. Fungsi
pengawasan instrumental adalah penyampaian atau pen yebaran
informasi yang memiliki kegunaan atau dapat membantu
khalayak dalam kehidupan sehari-hari.
b. Interpretation (Penafsiran)
Fungsi penafsiran hamper sama dengan fungsi pengawasan.
Media massa tidak hanya memasok fakta dan data, tetapi juga
memberikan penafsiran terhadap kejadian-k ejadian pentin g.
Organisasi atau industri media memilih dan memutuskan
peristiwa-peristiwa yang dimuat atau ditayangkan.
c.
Linkage (Keterkaitan)
Media massa dapat menyatukan anggota masyarakat yang
beragam, sehingga membentuk linkage (pertalian) berdasarkan
kepentingan dan minat yang sama tentang sesuatu.
d. Transmission of Values (Penyebaran Nilai)
Fungsi pen yebaran nilai tidak kentara. Fungsi ini juga
disebut sosialisasi. Sosialisasi mengacu kepada cara,dimana
individu mengadopsi perilaku dan nilai kelompok.
|