|
12
mengisyaratkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi
itu.
f. Komunikasi Massa Bersifat Satu Arah
Komunikator dan komunikann ya tidak bertemu secara
langsung seperti yang terjadi d alam komunikasi antarpersonal.
Komunikator aktif dalam menyampaikan pesan, k omunikas pun
aktif dalam menerima pesan. Akibatnya respo n tidak dapat
diberikan secara langsung maka sifat komunikasi massa adalah
satu arah.
g. Stimulasi Alat Indera Terbatas
Bila dalam komunikasi antarpersonal yang bersifat tatap
muka, maka seluruh alat indera pelaku komunikasi, komunikator
dan komunikan, dapat digunakan secara maksimal. Kedua belah
pihak dapat melihat, mendengar secara langsung, bahkan
mungkin merasa. Dalam komunikasi massa, stimulasi alat indera
tergantung pada media massa apa yang digunakan. Bila pada
media massa surat kabar atau majalah hanya dengan
menggun akan alat indera penglihatan, karena pembaca akan
membaca dengan melihat. Melalui media massa radio hanya
menggun akan alat indera penden garan karena dala bentuk audio.
Sedangkan pad a media televisi dan film, kita menggunakan
indera penglihatan dan pendengaran.
h. Umpan Balik Tertunda (Delayed) dan Tidak Langsung
(Indirect)
Dalam proses komunikasi massa, umpan balik bersifat tidak
langsung (indirect) dan tertunda (delayed). Artinya,
komunikator komunikasi massa tidak dapat dengan segera
mengethaui bagaimana reaksi khalayak terhad ap pesan yang
disampaikannya. Tanggapan khalayak bisa diterima melalui
telepon, e-mail, atau surat pembaca. Proses penyampaian
feedback lewat telepon, e-mail, atau surat pembaca itu
menggambarkan feedback komunikasi massa bersifat indirect.
Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menggunakan telepon,
|