|
mental, melatih intelektual yang diperlukan untuk membentuk ide dan
konsep. Untuk orang lain, kemasan adalah tentang ker ajinan untuk
membuat sesuatu, menerapkan dan menyempurnakan rincian terkecil atau
detail dan pilihan nuansa
yang dipilih. Kedua pendekatan tersebut
dianggap benar oleh sejarah desain
Kemasan yan g baik dan akan digunakan semaksimal mungkin
dalam pasar harus mempertimbangkan dan dapat menampilkan beberapa
faktor, antara lain sebagai berikut:
1. Faktor pengamanan
Kemasan harus dapat melindungi produk dari penyebab timbulnya
kerusakan barang dari segi biologis dan kimiawi, misalnya: cuaca, sinar
matahari, jatuh, tumpukan, kuman, serangga dan lain-lain. Contohnya,
kemasan biskuit yang dapat ditutup kembali agar kerenyahann ya tahan lama.
2. Faktor ekonomi
Perhitungan biaya produksi yang efektif dan efisien termasuk dalam
pemilihan bahan, sehingga biaya tidak melebihi proporsi manfaatnya.
Contohn ya, produk-produk refill atau isi ulang.
3. Faktor pendistribusian
Kemasan harus mudah didistribusikan dari pabrik ke distributor atau
pengecer sampai ke tangan konsumen. Di tingkat distributor, kemudahan
penyimpanan dan pemajangan perlu dipertimbangkan. Bentuk dan ukuran
kemasan harus direncanakan d an dirancang sedemikian rupa sehingga tidak
menyulitkan peletakan di dalam rak atau tempat pemajangan serta keamanan
produk terjamin bila ditumpuk.
4. Faktor komunikasi
Sebagai media komunikasi kemasan meneran gk an dan mencerminkan
produk, citra merek, dan juga bagian dari produksi dengan pertimbangan
|