Home Start Back Next End
  
mudah  dilihat,  dipahami  dan  diingat.  Pencitraan  produk  yang  tidak  berhasil 
biasanya  menciptak an  kesan  atau  pesan  yang  berbeda  dari  yang  ingin  
disampaikan oleh produk tersebut. 
5.   Faktor  ergonomi
Pertimbangan  agar  kemasan  mudah  dibawa  atau  dipegang,  dibuka  dan 
mudah  diambil  sangatlah  penting.  Pertimbangan  ini  selain  mempengaruhi 
bentuk  dari  kemasan  itu  sendiri  juga  mempengaruhi  kenyamanan  pemakai 
produk atau konsumen.  
6.  Faktor  estetika
Keindahan  pada  kemasan  merupakan  daya  tarik  visual  yang  mencakup  
pertimbangan  penggunaan  warna,  bentuk,  merek  atau  logo,  ilustrasi,  huruf,  
tata  letak  atau  layout,  dan  maskot.  Tujuannya  adalah  untuk  mencapai  mutu 
daya tarik visual secar a optimal. 
7.   Faktor identitas
Secara  keseluruhan  kemasan  harus  berbeda  dengan  kemasan  lain,  
memiliki identitas produk agar mudah dikenali dan dibedakan dengan  produk-
produk yang lain. 
8.   Faktor pro mosi
Kemasan  mempunyai  peranan  penting  dalam  bidang  promosi,  dalam  hal 
ini  kemasan berfungsi  sebagai silent sales person.  Peningkatan kemasan  dapat 
efektif untuk menarik perhatian konsumen-konsumen baru. 
9.  Faktor lingkungan
Kita  hidup  di  dalam  era  industri  dan  masyarakat  yang  berpikiran  kritis. 
Dalam situasi dan  kondisi  seperti ini, masalah lingkungan tidak  dapat terlepas 
dari  pantauan  kita.  Trend  dalam  masyarakat  kita  akhir-akhir  ini  adalah 
kekhawatiran  mengenai  polusi,  salah  satunya  pembuangan  sampah.  Salah 
satunya  yang pernah menjadi topik  hangat  adalah  styrofoam. Pada  tahun  1990 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter