|
2.1.2 Narasi
Dalam buku Pesan, Ta nda dan Makna karya Marcell Danesi halaman 164.
Narasi merupakan teks ya ng telah dikonstruksikan dengan cara te rte ntu sehingga
merepresentasikan ra ngkaia n peristiwa a tau tindakan yang dirasa saling berhubungan
satu sama lain secara logis atau memiliki jalinan tersendiri. Rangkaian nara si sendiri
dapat berdasarkan fakta, atau fiksi. Dalam menceritakan kisah kehidupan sehari
hari, fiksi sering kali terkait dengan fakta untuk memberikan koherensi dan
kredibilitas yang lebih ba gi kisah kisah tersebut. Pakar psikologi menyebutnya
sebagai efek Othello yakni, kebohonga n untuk meneka nkan kebenaran.
Esensi dari narasi adalah plot, karakter dan setting. Plot pada dasarnya adalah
apa yang diceritakan oleh narasi itu sendiri., dimana narasi digunakan sebagai hal
untuk penarik perha tian. Karakter mengacu pa da orang atau makhluk lainnya yang
dice rita kan oleh kisah tersebut. Tiap karakter merupakan sebuah tanda yang
mewakili suatu jenis kepribadian seperti pahlawan, pengecut, pecita,
teman, dan
lainnya. Setting adalah lokasi dan wa ktu plot terjadi.
Narasi fiksi telah menjadi suatu standar untuk meneliti tindakan manusia dan
karakter manusia. Hal ini terjadi karena struktur narasi dirasakan be rfungsi untuk
merefleksikan struktur peristiwa dan kehidupan nyata. e fek yang menghasilkan
realitas dari struktur narasi digunaka n oleh sebuah program televisi Amerika yang
berjudul Wild Kingdom, dimana dalam pertunjukan tersebut potongan - potongan
gambar prilaku binatang yang direka m, diedit sehingga memiliki alur kisa h yang
bermakna.
Suatu kisah dibua t terlihat sama di seluruh dunia agar ma sya rakat yang
menikmati ce rita tersebut dapat memahami dengan muda h serta bagi anak anak
dapat memahami dunia nyata, me mberika n format yang memberikan bentuk dan
keberlangsungan ya ng dipahami, bagi pengamatan mereka terhadap kehidupan sehari
hari. Jelasnya, dalam setiap kisah na rasi, kisah terse but memberikan pengertian
akan adanya suatu plot kehidupa n denga n karakter di dalamnya yang menyajikan
beberapa tujuan yang bermakna dan seting kehidupa n ada lah bagian yang penting.
Sebuah karya fiksi ya ng serius menstimulasi refleksi dan membawa kepada
pemahama n yang le bih baik daripada aspek rea litas manusia. Dengan menciptakan
karakter karakter dan mene mpatkannya dalam situasi khusus serta membangun
sebuah sudut pandang, penulis dapat menyata kan pe nilaian mengenai masalah moral,
filsafat, psikologi, ata u sosial.
|