|
30
dianggarkan, sesuai spesifikasi yang ditentukan, diterima oleh customer,
perubahan lingkup minimum pekerjaan yang disetujui, tanpa merubah budaya
positif perusahaan serta tanpa mengganggu aliran pekerjaan utama dari
organisasi.
Penerapan manajemen proyek secara benar akan mendatangkan
keuntungan dari segi waktu dan biaya dibandingkan dengan pengelolaan
dilakukan seperti pengelolaan layaknya pekerjaan iasa. Proyek mempunyai
karakteristik tertentu yang berbeda dengan aktivitas lain, dalam hal organisasi,
pengelolaan, pemakaian sumber daya, waktu, kompleksitas dan ketidakpastian.
Dengan demikian diperlukan cara penanganan tertentu terhadap proyek yang
berbeda dengan penanganan kegiatan yang lain.
Teknik Dalam Penjadwalan Proyek
sistem manajemen, mencakup pengendalian terhadap sumber daya, biaya,
mutu, dan anggaran. Pengendalian juga mencakup bagaimana mengalokasikan
sumber daya dalam rangka meminimalkan biaya proyek atau untuk mejaga
agar jadwal penyelesaian proyek bisa dipenuhi. Suatu proyek yang dapat
diselesaikan tepat waktu atau lebih cepat daripada jadwal yang ditetapkan
akan memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan melalui penghematan
sumber daya yang digunakan seperti upah tenaga kerha, biaya sewa peralatan,
dan biaya overhead ( misalkan bunga bank, asuransi, dan administrasi). Dalam
penjadwalan proyek terdapat berbagai teknik digunakan, antara lain Gantt
Chart , Critical Path Method
( CPM ), Program Evaluation and Review
Technique ( PERT ) (Eddy Herjanto, 2008).
Menurut Murdifin Haming dan Mahfud Nurnajamuddin (2007:66),
Penjadwalan proyek disusun untuk menjadi acuan dalam penyelenggaraan
proyek, sekaligus sebagai landasan pengawasan pelaksanaan proyek yang
bersangkutan. Penjadwalan menetapkan waktu dan urutan dari bermacam-
macam tahapan, keterkaitan satu aktivitas dengan aktivitas lain.
Menurut Manahan P. Tampubolon (2004:233), Penjadwalan proyek
merupakan sesuatu yang lebih spesifik dan menjadi bagian dari perencanaan
|