Home Start Back Next End
  
29
dilakukan pertama kali. Strategi alternatifnya adalah dengan
mengalihkan sumber daya dari bisnis saat ini ke bidang yang lain
(diversifikasi). Jika kesemuanya itu gagal, pilihan terakhir untuk
bisnis Kuadran III adalah divestasi atau likuidasi.
Terakhir, bisnis-bisnis Kuadran IV memiliki posisi kompetitif
yang kuat namun berada di dalam industri yang pertumbuhannya
lambat. Perusahaan-perusahaan ini mempunyai kekuatan untuk
mengadakan program karakteristik perusahaan-perusahaan Kuadran
IV adalah memiliki tingkat arus kas yang tinggi serta kebutuhan
pertumbuhan internal yang terbatas dan sering kali dapat menjalankan
strategi diversifikasi terkait atau tidak terkait dengan berhasil.
Perusahaan-perusahaan kuadarna IV juga melakukan usaha patungan.
2.4.3 Tahap Pengambilan Keputusan
Tahap pengambilan keputusan merupakan tahap akhir dalam kerangka
kerja formulasi strategi. Alat bantu yang digunakan dalam tahap ini yaitu
Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
2.4.3.1 Matriks QSPM
Merupakan alat untuk melakukan evaluasi pilihan strategi
alternatif secara objektif berdasarkan key success factors
internal –
eksternal yang telah diidentifikasikan sebelumnya.
Menurut David (2004:350) matriks perencanaan strategis
kuantitatif (QSPM) adalah suatu teknik analitis yang dirancang untuk
menetapkan daya tarik relatif dari alternatif yang dapat dijalanan.
Matriks tersebut secara objektif menunjukkan strategi alternatif yang
paling baik. QSPM menggunakan masukan dari analisis matriks EFE,
CPM, IFE kemudian digabungkan dengan matriks SWOT, matriks IE
dan matriks Grand Strategy untuk memperoleh informasi yang
diperlukan dalam menyusun matriks QSPM. QSPM adalah alat yang
membuat para perencana strategi dapat menilai secara objektif strategi
alternatif yang dapat dijalankan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter