Home Start Back Next End
  
21
didendangkan juga lagu-lagu merdu Melayu, yaitu: Betabik,
Awang Bejalan, Jalan Masuk, Cik O‘oi, Bunga Kuning, Gemalai,
Gendang Tinggi, Lagub Rancak, Lenggang Tanduk, Timang
Welo, Adik Itam, Colak, Lagu Sabuk,
dan Ratap. Sementara itu,
cerita yang disajikan dalam pementasan makyong sebagian besar
berasal dari warisan tukang cerita istana.
c.
Bahasa
Pulau Sumatra memiliki keberagaman bahasa
daerah
terbanyak di Indonesia. Dari yang tercatat, ada sebanyak 21 bahasa
daerah yang digunakan masyarakat yang ada di Pulau Sumatra.
Bahasa Melayu adalah termasuk bahasa
mayoritas di pulau Sumatra,
tetapi bahasa Melayu tidak terdiri dari satu bahasa, melainkan terdiri
dari beberapa macam bahasa dan dialek, yang tersebar-sebar di pulau
Sumatra. Di Sumatra bagian Utara, selain didominasi oleh bahasa
Melayu, didominasi juga oleh bahasa Batak, pada awalnya bahasa
Batak terisolasi di sepanjang pegunungan bukit barisan, tetapi saat ini
bahasa Batak ini telah berkembang menjadi berbagai bahasa dan
dialek sesuai dengan kelompok etnis masing-masing. Di Sumatra
bagian tengah, didominasi oleh bahasa Minang, serta dialeknya yang
menyebar ke beberapa wilayah lain. Di Sumatra bagian Selatan,
didominasi oleh bahasa Palembang yang termasuk kelompok bahasa
Melayu, serta bahasa Pasemah, Ogan dan Lampung yang
mendominasi di Sumatra bagian Selatan.
Bahasa-bahasa di pulau Sumatra:
-
Aceh: Aceh, alas, gayo, haloban, kluet, lekon, sigulai, singkil, dan
simalur
-
Sumatra Utara:  Angkola, Dairi, Karo, Lubu, Mandailing, Medan,
Melayu Deli, Melayu Langkat, Melayu Pesisir (Maye-maye), Nias,
Padang Lawas, Pakpak, Simalungun, Toba 
-
Riau:Akit, Anak Laut (Orang Laut), Bangka, Bengkalis, Melayu
Riau, Melayu Siak, Ocu (Kampar), Rokan, Sakai 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter