|
54
3. Penyertaan Saham
Untuk
tujuan
komersial,
penyertaan
saham dapat
dicatat
dengan
metode
perolehan
(Cost
Method) atau metode pemilikan (Equity Method),
sedangkan untuk tujuan fiskal hanya diperkenankan metode perolehan.
4. Aktiva Tetap
Perbedaan
waktu
dapat
disebabkan
karena
perbedaan
metode
dan
tarif
penyusutan untuk tujuan komersial dan fiskal.
Penyusutan menurut komersial, lebih
melihat pada umur ekonomis dari
aktiva tetap yang bersangkutan. Untuk pelaporan fiskal penyusutan aktiva
tetap dapat menggunakan metode garis lurus atau penyusutan dengan
menggunaan
tarif
tetap
atas
nilai sisa buku berdasarkan pengelompokan
yang sudah ditentukan menurut ketentuan perpajakan.
5. Pembayaran sewa guna usaha
Untuk
tujuan
fiskal, pembayaran sewa guna usaha seluruhnya dibebankan
sebagai beban begitu
juga apabila
terdapat
laba atau rugi transaksi "sales
and lease back" Untuk tujuan komersial, apabila digunakan metode
capital
lease,
bagian
pembayaran
yang
dibebankan
ke
perhitungan
laba
rugi
adalah
setelah
dikurangi
bagian untuk cicilan
pinjaman. Laba rugi
transaksi
"sale
and lease back" secara komersial dapat diamortisasikan
selama masa sewa.
|