Home Start Back Next End
  
28
Dari
kedua
definisi
di
atas
menunjukkan
bahwa respon
itu
timbul
bila
ada
rangsangan yang kemudian direspon sehingga timbul untuk berprilaku. Respon hanya
akan
ada
bila
ditampakkan
dalam bentuk
perilaku
lisan
dan
perilaku
perbuatan,
lalu
timbul
proses yang
menentukan
apakah
menerima
atau
menolak
terhadap
objek
atau
produk yang dihadapi.
II. 8. Hubungan Perilaku Konsumen dan Respon Konsumen
Menurut Kinner dan Taylor (1998:304)
memandang hubungan perilaku dan
respon
sebagai
berikut
:
“Respon
sangat
penting
dalam pengambilan
keputusan
pemasaran
karena hubungan
yang
fiasumsikan
antara
perilaku
dan
respon”.
Pengambilan
keputusan
dan peneliti harus
berhati-hati dalam mengasumsikan
hubungan sederhana antara kedua
hal
tersebut ketika berada dalam situasi keputusan.
Respon
hanya salah satu
faktor yang
mempengaruhi perilaku seseorang, tetapi dalam
keputusan 
tertentu 
faktor-faktor 
lain 
mungkin 
lebih 
berpengaruh 
dibandingkan
respon.  Cara  yang  jelas  adalah  seorang  individu  yang  mempunyai  respon 
ingin
makan, akan tetapi harga
makanan yang ditawarkan adalah
mahal, untuk itu dia
terpaksa membeli makanan dari kelas yang lebih murah atau tidak semahal pertama.
Implikasi pemasaran dari hubungan respon dan perilaku berkaitan dengan
pengukuran komponen-komponen kognitif(berpikir) dan afektif(perasaan) dari respon
pembeli, hasil pengukuran dapat didayagunakan
untuk
meramalkan perilaku.
Pembelian
dimasa
yang
akan datang
sebagai
alternatif,
perilaku
membeli
juga
dapat
dipengaruhi melalui komponen kognitif dan afektif.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter