|
22
dalam
rangka
memenuhi
permintaan
kredit
dan
penarikan
dana
oleh penabung pada suatu waktu.
d)
Resiko operasional . Efektifitas sistem , prosedur dan
pengendalian
dalam menjalankan kegiatan operasionalnya
berpengaruh
terhadap
kelancaran
jalannya
operasi
usaha dan
tingkat pelayanan bank kepada nasabah. Disamping itu adanya
ketidakpastian mengenai kegiatan usaha bank merupakan resiko
operasional bank yang bersangkutan.
e)
Resiko penyelewengan.
Resiko penyelewengan atau
penggelapan berkaitan dengan kerugian yang dapat
terjadi
akibat
ketidakjujuran, penipuan atau moral dan perilaku yang kurang
baik dari pejabat, karyawan dan nasabah bank.
f)
Resiko
tingkat
bunga.
Resiko
yang
timbul
akibat
berubahnya
tingkat
bunga
akan
menurunkan
nilai
pasar
surat-surat
berharga
yang terjadi
pada
saat
bank
membutuhkan
likuiditas.
Resiko
tersebut terjadi apabila untuk memenuhi kebutuhan likuiditas
tersebut
harus
menjual
surat-surat
berharga
yang
dimiliki
bank.
Resiko tingkat bunga juga terjadi manakala bank menerima
simpanan
untuk
jangka
waktu
yang
lebih
lama
dengan
tingkat
suku bunga yang relatif tinggi kemudian suku bunga mengalami
penurunan drastis.
g)
Resiko
valuta
asing.
Resiko
ini
terutama
dapat
dihadapi
oleh
bank-bank
devisa
yang
melakukan
transaksi
yang
berkaitan
|