|
26
kemudian baru disusul dengan pendapatan bunga dari obligasi
pemerintah, SBI, obligasi perusahaan, saham, dll. Jadi boleh dibiland
LDR
bagi
bank
adalah
strategi
yang
dipilih
oleh
para
dewan
direksi.
Bila dewan direksi ternyata konservatif, maka keuntungan akan kecil,
tapi resiko kredit dan likuiditas pun kecil.
Bila dewan direksi semi-agresif,
maka keuntungan
yang diperoleh
akan sedang, dan resiko kredit dan resiko
likuiditas pun sedang. Tapi
bila dewan direksi ternyata agresif, maka baik keuntungan maupun
resiko kredit dan resiko likuiditas yang diperoleh akan besar.
Nilai
acuan bagi
LDR
:
bila dibawah 50% berarti konservatif, bila diantara
50%
-
80
%
berarti
semiagresif,
bila
lebih
dari
80%
berarti
agresif.
Jadi semakin kecil nilai LDR, maka semakin amanlah bank tersebut
dari
resiko kredit dan resiko
likuiditas.
Cara
menghitung
LDR
adalah
dengan membagi total kredit dengan total deposito.
2.3
Neraca Bank
Bank memiliki struktur dasar neraca
yang
sama
dengan
lembaga
keuangan lainnya, dalam arti : Aktiva = Pasiva atau Aktiva = kewajiban +
modal. Kerangka dasar neraca bank dibawah ini memberikan gambaran tentang
proses transformasi asset oleh bank.
|