![]() 32
I
Kuadrar
3
Perusahaan berada
pada posisi yung
songat
tidak
mengruntungkan,
perusahaan
tersebut harus
menghadapi
berbagal
ancaman
dan
ke\emahan··ketemahan internal.
Kuadran
4
Perusahaan
dalam
posisi
ini meskipun
n1enghadapi
berbagaf
ancaman
tetapi
memHiki kekuatan
dat·i segi internal.
d. M:atdk SWOT :
Setelah
selesai
menentukan
IFAS dan EFAS, tahap
seianjutnya
adalah mengana!isis dengan
menggunakan
matriks
SWOT.
Matriks ini
Uapat
mengambarkan
secara jelas
bagaimana.
Peluang
dan ancaman
cksternal yang
dihadapf
perusahaan:
dapat
disesuaikan
dengan
kekuatan
dan
ke1emahan
yang
dlmH!klr.ya. Matriks ini dapat menghasilkan 4 set
kemungkinan c!ternaUf strateg\s.
IFAS
Strenghts ( S
)
Weakness (
W)
'
EFAS
*
5-
t
0
kekuatan inLemal
*
5-10 kclemahan internal
UppuriUnitrcs ( u J
:::;trakgi-:SU
trateg1
VVlJ
·
*
5-10
pclu:mg
j
ciptak u1 stralegi
yan.g
ekstenl<ll
menggu.r..akan kckualan
ciptakan
strategi
yan.g
I
meminimalkan kelemahan
!
untuk memanfaatk<m
untuk memanfaatkan
'
I
peluang
peluang
Threats (
T)
Stratcgi ST
.Strategi WT
*
5-l 0
ancarnai>.
ciptakan
strategi
untuk
cipta.\:a."1 strategi
yang
ekstemal
rnenggunakan kekuatan
mcminimalkan kelemahan
'
untuk mcngatasi ancaman
&
menglhindari ancaman
',
'
-·
---· ·-
....
Gamba;2.8 Matrik
SWOT
Sumber: Ranc;k,
t"
(
2004,p3), Ana\iSIS SWOf
metnbedah \casus bisnis
|