![]() 34
I
I
l
I
KElWATAi'! INTERNAL
BISNIS
Tinggi
Rata-rata
l.emah
G;'
2
GROWTH
3
I
RETRENCHMENT
Tinggi
1
Ko: sentra5i
mcla1ui
konser:trasi metalui
f
Ir.tegrasi_ ve1tikal
Inte.grasi horizonta\ ¹
Turnaround
DAYATARIK
Ili!DUSTRI
Sedang
'
4
STAB.I
.
S
GROWTH
fc-
6
-R_E_T._R_E_N_C_H_'M._E_N_T_
Konsentras[ mclalui
Integrasi
horizontal
captive company
'
Hat -
hat!
atau
Tak
S
a
fr
d
A
a
S:t.·
p
e
r
U
ub
--
a
T
h
Y
.:
-
:m
-
+'-1 -D-iv_e_st ent
Profit
strategl
-!--
7
8
GROWTH
GROWTH
9
RETRENCHMENT
'
Difersiflkasi
I
Diferslftl<asi
bangkrut
atau
Rendah
Koosentrik
Kong!omerat
likuidasi
L-----'--··- .L
.:::===-_.1_
Gamlbar 2.9 Mai::rik Yl!'ltemal dian
IEk:stema!
Sumbcr: Rangkuti (2004),
An<::l!sis SWOT Tcknik
Mernoedan Kasus Bisnis
1.
Strategi
pertumbuhan
{Growth Strategy)
Didesain
untuk
mencapai
pertumbuhan, ba[k da!am
penjuatan,
asset, profrt
atau
kombinasi dar:
ketiganya.
Hal
fnl
dapat
d!capai
dengan
cara
menurunkan
harga
1
mengembangkan
pmduk
baru,
rnenambah kualitas
produk
atau
jasa
1
atau
meningkatkan
akses
ke
pasar
yang
lebih luas. Usaha
yang dapat dllakukan
ada!ah
dengan
cara
meminima!kan
biaya
(
minimize
cost
)
sehlngga
dapat
meningkatkan
profit.
Cara
ini
merupakan
stratcgi
terpenting
apabila kondisi
perusahaan tersebut berada
dalam
pertumbuhan yang cepat dan terriapat kecenderungan pesaing untuk
melakukan
perang
harga
alam
usaha
untuk meningkatkan
pangsa
pasar.
Dengan
dem!kian,
perusahaan
yang
belum
:ncncapai
critic;;!
mass
(mendapat
profit dar!
large-scale
production)
akan
mengalami
kek.:alahan,
kecuaiJ
jl'Ka
pe:rusal1a<m
lr.i
dapat
memfokuskan
diri
pada
pasar
tertentu yang
mengun
ungkan.
|