|
pembe!iarmyc
dalam industri tersebut
dil(and!ngkan dengan
kese!uruhannya bisnisr.ya.
Ke1ompok pemasok Jika :
Jika ini
didorn\nasi
-o!eh se:dikit
perusahaan dan lebih terko.:rsenterasi
kelimbang
industri
tcmpat mereka rnenjual
produk.
Pmduk perr:asok
bersifat unik
atau
setid3knya-tda"'Pya ter-diferen<;ias1,
ataj'i<:a
terdapat
biaya
pengaHhan (switching cost).
Ptrnasok tidak
hersaing
dengan produk-produ;;_ lain da!am
industri.
i"'emasoi<
memiliki kemarnpuan unwk melakukan
integrasi
maju
keindustri
p.._:mbeliannya.
Irtdust1i
bukan mervpakan pe:anggan perrting
bagi pemasok.
3.
Daya
taw&
oembeli
Da'y'a-
tawar pembcli kuat
ji!<.a :
Peribcli terkonsentrasi atau membeii dalcm sejumlah (vo!urne) besar·.
Pmdui< yang
d.'beli dari
industri bersifat
standar
atau
tic.!ak
ter-difen:o.nsiosi.
-
Produk
yang
dibeli
dari
industri
merupakan
komponen pt:nting
dan
produk
pernbe1i
dan
merupakan komr.onen blcya
cukup besar-.
Pembeli
mer.2rima
Jaba yang
rendah.
Produk industr i¢ak penting bagi
kualitas
produk
atau jasa
perr.bel!.
Produk
industri·udak
menghasilka'1
penghematan bagi pembeiL
Pembeli
memiliki kemampuan untuk
meiakukan
integrasi
balik.
4. Produk subtitusi
Dengan
menetapkan
batas
har·ga te1tin.ggi (calling
price),
produk atau jasa
subtitusi
membatas;
potensi
suatu
industri. Jika
lndustri tidak
mampu
meningkatkan kualitas produk
atau
jasa
mendiferensiasikannya,{aba dan pertumbuhart industri
dapat
terancam. Produk
produk penggc;di ir.i
menjadi emakin kuat keUka pare
produsen telah
rnencapai
kapasitas
maksimum dalam upaya mereka r71emenuhi permintaan.
|