|
41
mengekang
perubahan
ini
dengan
beberapa pengendalian.
Salah
satu
cara
untuk
melakukan
hal
ini
adalah
menentukan
batas
atas
berapa
banyak
a
diizinkan
berubah
dari
satu
periode
ke
periode
selanjutnya.
Sebagai
contoh,
perubahan
maksimum
yang
diizinkan ditetapkan 0,3
atau
0,5
atau
nilai
yang
lain.
2.3.2.3 Pemnlus:m
Eksponensial
Gaml.a
:
Metode Linear
Satn-Parameter dari
Brown
Dengan
cara
analogi
yang
dipakai
pada
waktu
berangkat
dari
rata-rata
bergerak
tunggal
ke
pemulusan
(smoothing)
eksponensial
tunggal
(lihat
bagian
2.3.2.1)
kita
dapat
juga
berangkat
dari
rata-rata
bergerak
ganda
ke
pemulusan
eksponensial ganda.
Perpindahan
seperti
ini
mungkin
menarik
karena
salah
satu
keterbatasan
dari
rata-rata
bergerak
tunggal
-
yaitu
perlunya
menyimpan N
nilai
terakhir
-
masih
terdapat
pada
rata-rata
bergerak
linear,
kecuali
bahwa
nilai data
yang
diperlnkan
sekarang
adalah
2N
-
1. Pemulusan
eksponensial
linear
dapat
dihitung
hanya
dengan
tiga nilai
data
dan
satu
nilai
untuk
a.
Pendekatan
ini
juga
memberika.'1
bobot
yang
semakin
menurun
pada
observasi
masa
lalu.
Dengan
a]asan
ini
pemulusan
eksponensial
linear
lebih
disnkai
daripada
rata-rata
bergerak
linear
sebagai
suatu
metode
peramalan
dalam
berbagai kasus
utama
Dasar
pernikiran
dari
pemulusan
eksponensial
linear
dari
Brown adalah
serupa
dengan
rata-rata
bergerak
linear,
karena
kedua
nilai
pemulusan tunggal
dan
ganda
ketinggalan
dari
data
yang
sebenarnya
bilamana
terdapat
unsur
tren,
perbedaan
antara
nilai pemulusan tunggal
dan ganda
dapat ditambabkan kepada
nilai pemulusan
tunggal dan
disesuaikan untnk
tren.
Persamaan
yang
dipakai dalam implementasi
|