|
19
Pengukuran performansi kualitas dapat dilakukan pada tiga tingkat, yaitu :
1. Pengukuran pada tingkat proses
Pengukuran
setiap
aktivitas
proses
dan
karakteristik input
dilakukan
oleh
pemasok (supplier)
yang
mengendalikan karakteristik output
yang diinginkan.
Tujuannya
adalah
untuk
mengidentifikasikan perilaku
yang
mengatur
setiap
aktivitas
dalam
proses
dan
menggunakan ukuran
ini
untuk
mengendalikan
operasi
serta
memperkirakan output
yang
akan
dihasilkan
sebelum
output
tersebut diproduksi atau dipasarkan ke pelanggan.
2. Pengukuran pada tingkat output
Pengukuran
karakteristik output
yang
dihasilkan,
kemudian
dibandingkan
terhadap spesifikasi karakteristik yang diinginkan pelanggan.
3. Pengukuran pada tingkat outcome
Pengukuran pada
tingkat
ini
adalah
yang
tertinggi
dalam
pengukuran
performansi kualitas. Pengukuran baik tidaknya suatu produk dalam
memenuhi
kebutuhan
dan
kepuasan
pelanggan.
Dengan
kata
lain
mengukur
tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan produk yang dipasarkan.
2.1.5
Filosofi Deming
Salah satu filosofi W. E.
Deming mengemukakan
bahwa perusahaan
mengubah
pendeteksian kesalahan
menjadi
pencegahan
kesalahan
dan
secara
berkesinambungan
melakukan
perbaikan
pada
proses
dan
memenuhi
kebutuhan
|