Home Start Back Next End
  
41
ini 
seperti  
algoritma
dijkstra  
yang 
mencari   ke 
segala   arah   yang 
mungkin.  Hal 
ini
dikarenakan 
tidak   cukupnya 
informasi  
mengenai 
masalah  
yang   dihadapi 
sehingga
menyebabkan
algoritma  A* 
tidak 
efektif   dan 
efisien. 
Jika 
algoritma  ini 
diharapkan
melakukan  pencarian rute
dengan  lebih
cepat
tanpa
mengharuskan
memperoleh
rute
terpendek,
maka 
fungsi 
heuristicnya
suatu  saat  dapat  overestimate
terhadap 
biaya  dari
suatu 
titik 
ke  tujuan 
atau 
fungsi 
biaya 
atas 
suatu 
jarak 
disesuaikan
dengan  
fungsi
heuristicnya.
Fungsi 
heuristic
yang  baik  adalah 
bila
lebih 
rendah  dari 
biaya 
yang
sebenamya
terhadap 
jarak 
antara 
suatu 
titik  dengan 
tujuan. 
Fungsi 
heuristic 
yang 
pada 
umumnya
digunakan
pada 
algoritma
A* 
adalah 
heuristic
manhattan
distance.
Contoh  
heuristic
yang
sering
digunakan pada
pathfinding
yaitu:
I.
Manhattan
distance 
adalah 
heuristic 
standar 
untuk
algoritma
A*,
digunakan
pada 
aplikasi  
yang 
hanya 
rnerniliki 
4  arah 
gerakan   dan 
tidak 
boleh 
bergerak   secara
diagonal.
H(n)
=
b
*
(abs
(n. x- tujuan.
x)
+
abs(n.
y
tujuan. 
y))
Dimana: 
n= titik
saat
ini
h(n)=
fungsi  heuristic  dari
titik
n
b= fungsi  biaya
x. y =
koordinat (x,
y)
abs=
fungsi
absolute
2. 
Diagonal  
Distance   adalah 
heuristic  
yang 
digunakan  apabila  
aplikasinya
memiliki  8 arah gerakan  atau
bila
bergerak
secara
diagonaL
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter