|
18
Ada
tiga
aspek
yang
menentukan
kualitas
suatu
bunyi
sehingga
menentukan
pula
tingkat
gangguan terhadap
manusia
yaitu lama,
intensitas
dan frekuensi
tingkat
kebisingan
(Sutalaksana,
Iftikar
Z,
1974,
p90).
Intensitas
bunyi
biasanya
diuk:ur
dengan
satu1tn desibei (dB)
yang
menunjukkan
besar arus energi
per
satuan Juas. Frekuensi
menunjukkan
jumlah gelombang suara yang sampai di
te!inga kita
setiap
detik,
dinyatakan
dalam
satuan
jumlah
getaran
per detik
atau Herz (Hz).
Te!inga
manusia
hanya dapat
menerima
suara
dengan
frekuensi
antara
20 -
20.000
Hz. Di
bidang
industri,
tingkat
kebisingan
baku
yang
diperbolehkan
bagi
pekerja
selarea
8
jam kerja
per
hari
sebesar 90
dB.
Sementara
itu
di
Indonesia
untuk
tingkat
kebisingan
dengan
frekuensi
500,
1.000,
2.000,
dan
4.000
Hz
selama
8
jam kerja
per
hari,
intensitas
kebisingan
baku
tidak
melebihi 85
dB
(Suma'mur, P.K,
1976,
p62).
6.
Getaran
Mekanis
Getaran
mekanis dapat
diartikan
sebagai
getaran
yang
ditimbulkan
oleh
alat-alat
mekanis
dan
sebagian
getaran
itu
sampai
ke
tubuh
manusia
sehingga
akan
menimbulkan
gangguan
yang
tidak
diinginkan
oleh
tubuh
kita. Besar
getaran
mekanis
ini
ditentukan
oleh
intensitas (meter/detik) dan frekuensi
getarannya
(getaran/detik).
Berhubung getaran
mekanis memiliki ketidakteratura.'l
dalam hal
intensitas
maupun
frekuensinya maka
getaran
ini
pada
umumnya sangat mengganggu tubuh
manusia.
Gangguan-gangguan
pada
tubuh
yang
dapat
ditimbulkan
oleh
getaran
mekanis
ini antara lain :
Mempercepat
timbulnya
keielahan.
Mempengaruhi
konsentrasi
kerja.
|